ratu
nominaOlahraga
Definisi Sederhana
ratu adalah raja wanita; permaisuri.
Kata ini punya 4 arti dalam nomina. Lihat selengkapnya di bawah.
Definisi Lengkap
Konteks Penggunaan
Kata ratu umum digunakan dalam konteks olahraga.
Sinonim & Antonim
Bentuk Terkait
Bentuk Turunan
- keratuan
- kraton
- keraton
Etimologi
- Berasal dari bahasa Jawa Kuno "ratu" 'raja' Proto-Malayo-Polynesian (PMP) *Datu ‘kepala (suku)’ menjadi bahasa Melayu datu 'raja, ratu'. PMP *D menjadi bahasa Melayu d dan semua fonem lain tidak mengalami perubahan sehingga kata bahasa Melayu meneruskan etimonnya secara teratur. bahasa Melayu kedatuan merupakan kata yang terdiri atas datu dengan afiks ke- -an ‘lokatif’, yaitu ‘tempat raja = kerajaan’. Proto-Malayo-Polynesian (PMP) *Datu 'kepala (suku)' menjadi bahasa Jawa ratu 'raja' secara teratur. Kata ini dipinjam bahasa Melayu dengan makna ‘raja (wanita)’. PMP *D menjadi bahasa Jawa r dan fonem lain tidak mengalami perubahan. Untuk membentuk kata yang bermakna ‘tempat raja berdiam’ bahasa Jawa menambah afiks *ke- -an yang menghasilkan kata bahasa Jawa keraton (urutan *ua pada kata ke-ratu-an menjadi o). Nothofer (2013:79)
Kategori
Istilah olahraga
Istilah olahraga dan kebugaran.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apa Arti "ratu"?
- 1. (nomina) raja wanita; permaisuri 2. (nomina) wanita pemenang perlombaan yang menyangkut kegiatan khas kewanitaan (seperti dalam perlombaan memakai kebaya): Ratu kebaya 3. (nomina) wanita yang paling menonjol dalam bidangnya: Ratu dangdut 4. (nomina) sebutan untuk anak perempuan sultan Cirebon
- Apa Sinonim "ratu"?
- Beberapa sinonim atau padanan kata "ratu" antara lain: Datu, raja.
- Dari Mana Asal Kata "ratu"?
- Berasal dari bahasa Jawa Kuno "ratu" 'raja' Proto-Malayo-Polynesian (PMP) *Datu ‘kepala (suku)’ menjadi bahasa Melayu datu 'raja, ratu'. PMP *D menjadi bahasa Melayu d dan semua fonem lain tidak mengalami perubahan sehingga kata bahasa Melayu meneruskan etimonnya secara teratur. bahasa Melayu kedatuan merupakan kata yang terdiri atas datu dengan afiks ke- -an ‘lokatif’, yaitu ‘tempat raja = kerajaan’. Proto-Malayo-Polynesian (PMP) *Datu 'kepala (suku)' menjadi bahasa Jawa ratu 'raja' secara teratur. Kata ini dipinjam bahasa Melayu dengan makna ‘raja (wanita)’. PMP *D menjadi bahasa Jawa r dan fonem lain tidak mengalami perubahan. Untuk membentuk kata yang bermakna ‘tempat raja berdiam’ bahasa Jawa menambah afiks *ke- -an yang menghasilkan kata bahasa Jawa keraton (urutan *ua pada kata ke-ratu-an menjadi o). Nothofer (2013:79)
- Dalam Konteks Apa "ratu" Digunakan?
- Kata "ratu" sering dipakai dalam konteks olahraga.