Kata-Kata yang Sedang Naik
Slay — diserap dari bahasa Inggris, awalnya berarti "membunuh" (dalam slang Amerika tahun 2010-an: "sukses melampaui ekspektasi"). Di Indonesia 2024-2026, makna geser ke "keren banget" atau bentuk afirmasi positif. "Outfit lo slay bestie."
Mager — singkatan klasik dari "malas gerak." Sudah ada sejak 2015-an, tapi bertahan kuat karena ringkas dan tepat menggambarkan kondisi mental khas hari ini.
Halu — singkatan dari "halusinasi", dipakai untuk menggambarkan ekspektasi yang tidak realistis, terutama dalam konteks percintaan atau karir.
Sat-set sat-set — onomatope yang menggambarkan bergerak cepat dan efisien. Sering dipakai dalam konteks pekerjaan atau resep masak.
Kata-Kata yang Tetap Bertahan
Beberapa istilah anak muda dari awal 2010-an yang tetap relevan:
- Baper (bawa perasaan) — masuk ke percakapan formal dan informal
- Gebetan — pacar belum-resmi; sangat spesifik secara semantik
- Modus — pendekatan dengan motif tersembunyi; tidak ada padanan tunggal yang sebanding
Kata-Kata yang Sudah "Tua"
Istilah anak muda 2018-an yang sekarang terdengar nostalgic atau ketinggalan:
- OOTD (outfit of the day) — masih dipakai tapi terasa generasi sebelumnya
- Kepo — masih dipakai, tapi tidak lagi terdengar segar
- Gokil — bertahan, tapi kalah populer dengan slay atau gila
Pola yang Bertahan vs Pola yang Lewat
Kata yang bertahan biasanya punya fungsi linguistik unik — mengisi gap makna yang sebelumnya tidak punya kata khusus. Baper misalnya, bertahan karena tidak ada kata Indonesia lama yang sespesifik itu untuk emosi "tersinggung oleh hal kecil yang seharusnya tidak menyinggung."
Sebaliknya, kata yang lewat biasanya sekadar gaya — alternatif dari kata yang sudah ada. OOTD misalnya, bisa diganti "pakaian hari ini" tanpa kehilangan makna; ini membuatnya rentan tergantikan tren berikutnya.
Apakah Kamus Perlu Mencatat?
Ini perdebatan klasik antara deskriptif vs preskriptif. Kamus deskriptif (seperti Oxford English Dictionary modern) mencatat bahasa sebagaimana dipakai, tidak hanya bahasa "yang benar." Kamus preskriptif menahan diri.
KBBI cenderung di tengah — menerima kata baru tetapi dengan proses verifikasi panjang. Baper baru masuk KBBI Daring beberapa tahun terakhir; slay belum.
artikata.id mengambil sikap deskriptif: mencatat kata-kata bahasa anak muda dengan label register yang sesuai (informal, slang, dll). Bukan untuk menggantikan kamus baku, tetapi untuk merekam zaman.
Akhirnya, Bahasa Adalah Cermin
Membaca bahasa anak muda adalah membaca apa yang mereka pedulikan. Mager menggambarkan kelelahan struktural. Halu mencerminkan kesadaran kritis tentang ekspektasi yang tidak realistis. Slay adalah afirmasi positif di tengah banyaknya kritik diri.
Kalau kita mau memahami generasi, kita harus mau membaca kata-kata mereka — bukan menertawakannya.