Kata yang Tiap Hari Kita Tulis Salah
Beberapa kata begitu sering ditulis dalam bentuk yang keliru sampai bentuk salahnya terasa "lebih benar" daripada bentuk bakunya. Praktek terlihat lebih wajar daripada praktik. Apotik terasa lebih familier daripada apotek. Tapi menurut KBBI dan kaidah ejaan, hanya satu yang baku.
Memahami bentuk baku penting bukan untuk menjadi sok benar, melainkan untuk konteks formal: skripsi, surat resmi, lamaran kerja, dan dokumen yang dinilai dari kerapian bahasanya.
Daftar Kata yang Sering Keliru
Berakhiran -k vs -t
| Baku | Sering salah | |---|---| | praktik | praktek | | apotek | apotik | | objek | obyek | | subjek | subyek | | analisis | analisa | | diagnosis | diagnosa |
Pola serapan dari Belanda/Inggris: akhiran -tie atau -sis diserap menjadi -si atau -sis, bukan -sa.
Huruf z, s, dan f
| Baku | Sering salah | |---|---| | izin | ijin | | zaman | jaman | | zona | zone | | asas | azas | | napas | nafas | | pikir | fikir | | paham | faham |
Banyak kata serapan Arab dengan bunyi z tetap ditulis z (izin, zaman), bukan j.
Vokal dan konsonan ganda
| Baku | Sering salah | |---|---| | nasihat | nasehat | | risiko | resiko | | kategori | katagori | | karier | karir | | sekretaris | sekertaris | | teknik | tehnik | | hierarki | hirarki |
Kata yang ejaannya mengecoh
| Baku | Sering salah | |---|---| | jadwal | jadual | | November | Nopember | | Februari | Pebruari | | cabai | cabe | | antre | antri | | kuitansi | kwitansi | | silakan | silahkan |
Kata silakan (tanpa h) sering tertukar karena pengaruh kata silah — padahal bentuk baku tidak memakai h.
Mengapa Bentuk Salah Begitu Populer?
Ada beberapa penyebab kata-kata ini sering keliru:
1. Pengaruh pelafalan daerah — di banyak daerah, praktek dan apotik memang diucapkan begitu, lalu ditulis sesuai bunyi. 2. Warisan ejaan lama — sebelum penyempurnaan ejaan, beberapa kata memang ditulis berbeda. Kebiasaan lama bertahan. 3. Logika analogi yang keliru — orang menyamakan analisa dengan kata kerja menganalisa, padahal bentuk bakunya analisis dan menganalisis.
Cara Cepat Mengingat
Beberapa trik praktis:
- "Praktik" sekeluarga dengan "praktis" — sama-sama pakai i, bukan e
- "Izin" sama dengan "izinkan" — konsisten z
- "Silakan" tanpa h — bayangkan "sila" (seperti sila Pancasila) + "kan"
- "Antre" bukan "antri" — meski terdengar aneh, ini yang baku (seperti antrean, bukan antrian)
Catatan: Bahasa Berkembang
Penting diingat: status baku bisa berubah. KBBI memperbarui entri secara berkala, dan kata yang dulu dianggap tidak baku kadang akhirnya diterima. Misalnya, beberapa bentuk serapan baru kini punya dua varian yang sama-sama diterima.
Tapi untuk konteks formal hari ini, gunakan bentuk yang tercatat baku di KBBI. Kalau ragu, periksa langsung — itu kebiasaan paling aman bagi siapa pun yang menulis untuk keperluan resmi.
Menguasai kata baku bukan soal menghafal mati, melainkan memahami pola serapan dan konsisten menerapkannya. Setelah terbiasa, bentuk baku akan terasa sama alaminya dengan bentuk yang dulu sering kita tulis keliru.