Loncat ke konten
artikata.id
  1. a
  2. b
  3. c
  4. d
  5. e
  6. f
  7. g
  8. h
  9. i
  10. j
  11. k
  12. l
  13. m
  14. n
  15. o
  16. p
  17. q
  18. r
  19. s
  20. t
  21. u
  22. v
  23. w
  24. x
  25. y
  26. z

Kata Baru· 4 menit baca

Kata Baru Pekan Ini: "Cawapres", "Daring", dan Pergeseran Bahasa Politik

Tiga kata yang lima tahun lalu jarang terdengar, sekarang tidak terhindarkan

Oleh

Cawapres: Singkatan yang Menjadi Standar

Kata cawapres — singkatan dari calon wakil presiden — sebelum 2014 hanya muncul di berita politik. Tahun ini, ia sudah jadi bagian dari percakapan warung kopi. KBBI Daring sudah mencatatnya sebagai entri sah sejak 2018.

Apa yang menarik dari cawapres: ia menunjukkan kecenderungan Bahasa Indonesia modern untuk memendekkan istilah resmi menjadi bentuk yang lebih lentur. Pasangan capres-cawapres lebih enak diucapkan daripada "calon presiden dan calon wakil presiden" — terutama dalam liputan berita yang harus cepat.

Daring: Padanan untuk "Online" yang Akhirnya Berhasil

Selama bertahun-tahun, Badan Bahasa mendorong daring (dari dalam jaringan) sebagai padanan online. Awalnya terdengar canggung; tahun 2020 — saat pandemi memaksa semua kelas, rapat, dan acara berpindah ke layar — daring tiba-tiba menjadi standar.

Sekarang kita dengar "kelas daring", "wawancara daring", "konser daring" tanpa harus berhenti berpikir. Padanan ini berhasil karena ia singkat, enak diucapkan, dan punya momentum kontekstual yang tidak bisa dilawan.

Sementara itu, padanan luring (untuk offline) masih kalah populer dari "tatap muka" atau sekadar "offline". Tidak semua padanan berhasil.

Klarifikasi: Kata Lama dengan Makna Baru

Klarifikasi sudah lama ada dalam KBBI — artinya penjelasan. Tetapi pemakaian modern di media sosial memberinya makna tambahan: permintaan maaf yang berhati-hati atau pernyataan publik untuk meluruskan informasi.

Kalau Anda baca "selebritas X memberikan klarifikasi", konteksnya hampir selalu berarti: ada kontroversi, ada pernyataan resmi, ada upaya menjaga citra. Makna teknisnya sebagai sinonim penjelasan sudah memudar dalam pemakaian sehari-hari.

Ini ilustrasi yang baik tentang bagaimana kata bisa mempersempit makna seiring waktu — kebalikan dari proses generalisasi.

Bahasa Hidup Bergerak

Pergeseran-pergeseran ini bukan kerusakan bahasa. Justru sebaliknya: ia menandakan bahasa yang hidup, yang dipakai, yang menjawab kebutuhan zaman. Tugas kamus adalah merekam pergeseran ini, bukan mengeremnya.

Diterbitkan — Diperbarui

Artikel Lain

  1. Kata Baru

    Bahasa Gaul Per Daerah: Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan

    Bukan Satu Bahasa Gaul Sering kita anggap "bahasa anak muda Indonesia" adalah satu kesatuan. Padahal kalau…

    6 menit baca

  2. Kata Baru

    Bahasa SMS yang Mengubah Cara Kita Menulis Indonesia

    Era yang Sudah Lewat tapi Meninggalkan Jejak SMS — Short Message Service — sudah hampir punah dalam pemakaian…

    5 menit baca

  3. Kata Baru

    Kata Baru: 'AI', 'Algoritma', dan Penyesuaian Bahasa Tech

    Tantangan Bahasa Tech Setiap kali ada teknologi baru, bahasa harus mencari nama untuknya. Dulu kita perlu…

    5 menit baca