Loncat ke konten
artikata.id
  1. a
  2. b
  3. c
  4. d
  5. e
  6. f
  7. g
  8. h
  9. i
  10. j
  11. k
  12. l
  13. m
  14. n
  15. o
  16. p
  17. q
  18. r
  19. s
  20. t
  21. u
  22. v
  23. w
  24. x
  25. y
  26. z

Umum· 4 menit baca

Cara Menulis Surat Resmi: Bagian, Aturan Baku, dan Kesalahan Umum

Panduan menyusun surat dinas dari kepala surat sampai tembusan, lengkap dengan aturan tanggal, alamat, dan daftar kekeliruan yang paling sering muncul.

Oleh

Surat resmi bukan sekadar formalitas berhuruf tebal. Ia adalah wajah sebuah lembaga: satu titik yang salah tempat atau satu sapaan yang berlebihan bisa membuat maksud penting terlihat ceroboh. Kabar baiknya, aturan surat dinas sebenarnya rapi dan mudah diingat. Begitu kerangkanya jelas, tugas Anda tinggal mengisi tiap bagian dengan bahasa baku yang lugas dan efektif.

Kerangka dan bagian-bagiannya

Sebuah surat resmi umumnya tersusun atas sebelas bagian tetap. Urutannya konsisten, mulai dari kepala surat di paling atas hingga tembusan di kaki surat. Memahami fungsi tiap bagian jauh lebih berguna daripada menghafal letaknya, karena fungsi itulah yang menentukan pilihan kata dan tanda baca.

| Bagian | Fungsi | | --- | --- | | Kepala (kop) surat | Menyebut nama, alamat, dan kontak instansi | | Nomor | Penanda arsip dan urutan surat | | Lampiran | Menyebut jumlah berkas yang disertakan | | Hal (perihal) | Meringkas pokok surat | | Tanggal | Menyatakan waktu penulisan | | Alamat tujuan | Menunjuk penerima surat | | Salam pembuka | Membuka surat secara santun | | Isi | Menyampaikan maksud: pembuka, inti, penutup | | Salam penutup | Menutup surat dengan hormat | | Tanda tangan, nama, jabatan | Menegaskan penanggung jawab | | Tembusan | Menyebut pihak penerima salinan |

Kepala surat, nomor, lampiran, dan hal

Kepala surat memuat nama instansi, alamat lengkap, kontak, serta lambang bila ada. Karena kota instansi sudah tercantum di sini, tanggal di bawahnya tidak perlu lagi mengulang nama kota.

Baris Nomor, Lampiran, dan Hal ditulis sejajar di kiri atas dan tidak diakhiri titik. Nomor biasanya berpola kode dan angka, misalnya 05/UND/VIII/2025, sesuai aturan tiap instansi. Pada Lampiran, jumlah berkas ditulis dengan huruf, seperti "Tiga lembar" atau "Satu berkas"; jika tidak ada yang dilampirkan, baris ini boleh dihilangkan. Hal berisi ringkasan pokok surat, diawali huruf kapital dan tanpa titik di akhir, contohnya "Undangan rapat koordinasi".

Tanggal

Tanggal ditulis lengkap dengan urutan tanggal, bulan, lalu tahun. Nama bulan berhuruf kapital dan tidak disingkat, sedangkan tahun ditulis penuh: 17 Agustus 2025, bukan 17 Agt '25. Pada surat berkop, cukup tulis tanggalnya. Untuk surat tanpa kop, barulah nama kota dicantumkan, misalnya Bandung, 17 Agustus 2025.

Alamat tujuan

Inilah bagian yang paling sering keliru. Gunakan "Yth." tanpa didahului kata "Kepada". Kata "Kepada" hanyalah kata depan penunjuk tujuan yang maknanya sudah tercakup dalam sapaan hormat "Yth.", sehingga menuliskan keduanya sekaligus menjadi mubazir. Kata "Bapak" atau "Ibu" hanya dipakai jika diikuti nama orang, bukan nama jabatan. Tulis "Jalan" secara penuh, hindari singkatan, dan jangan akhiri tiap baris alamat dengan titik. Jika penerima berada di kota yang sama, frasa "di tempat" boleh menggantikan alamat lengkap.

``` Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Jalan Merdeka Nomor 12 Bandung ```

Salam, isi, dan tanda tangan

Salam pembuka yang lazim adalah "Dengan hormat," dengan huruf kapital hanya pada kata pertama dan diakhiri koma. Tubuh surat bergerak dalam tiga tahap: paragraf pembuka yang menyebut latar atau rujukan, paragraf inti yang memuat maksud utama, dan paragraf penutup yang berisi harapan serta ucapan terima kasih. Jagalah kalimat tetap efektif, satu gagasan tiap kalimat, dan hindari kata mubazir seperti "atas perhatiannya" yang sebaiknya diganti "atas perhatian Bapak/Ibu".

Salam penutup ditulis "Hormat kami," lalu diikuti jabatan, ruang tanda tangan, nama terang, dan nomor induk pegawai bila ada. Nama penanda tangan tidak perlu diapit tanda kurung maupun digarisbawahi. Di kiri bawah, tembusan mencantumkan pihak yang menerima salinan tanpa tambahan "Kepada Yth.".

Contoh kerangka singkat

``` Nomor : 05/UND/VIII/2025 Lampiran: Satu berkas Hal : Undangan rapat

Yth. Ketua RW 04 di tempat

Dengan hormat, (pembuka - inti - penutup)

Hormat kami, Ketua Panitia

Rahmat Hidayat ```

Kesalahan umum

| Keliru | Perbaikan | | --- | --- | | Kepada Yth. Bapak Kepala Sekolah | Yth. Kepala Sekolah | | Jl. Merdeka No. 12. | Jalan Merdeka Nomor 12 | | Hal: Undangan Rapat. | Hal: Undangan rapat | | Bandung, 17 Agustus 2025 (padahal surat berkop) | 17 Agustus 2025 | | Hormat Kami, | Hormat kami, | | Atas perhatiannya diucapkan terima kasih | Atas perhatian Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih |

Menguasai pola ini membuat surat apa pun - undangan, permohonan, atau pemberitahuan - terbaca tertib dan berwibawa. Bahasa yang baku dan sikap yang santun pada akhirnya lebih berkesan daripada hiasan format yang rumit. Simpan kerangkanya, dan setiap surat resmi berikutnya hanya soal mengisi, bukan menebak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah boleh menulis "Kepada Yth." dalam surat resmi?
Sebaiknya tidak. Cukup gunakan "Yth." saja karena kata "Kepada" hanyalah kata depan penunjuk tujuan yang maknanya sudah tercakup dalam sapaan hormat, sehingga memakai keduanya sekaligus menjadi mubazir.
Bagaimana cara menulis tanggal pada surat yang sudah berkop?
Tulis tanggalnya saja tanpa nama kota, dengan urutan tanggal, bulan berhuruf kapital, dan tahun penuh, misalnya 17 Agustus 2025. Kota hanya dicantumkan pada surat tanpa kop.
Apakah nama pada bagian tanda tangan perlu diberi tanda kurung atau garis bawah?
Tidak perlu. Nama terang ditulis langsung di bawah jabatan dan tanda tangan, lalu diikuti nomor induk pegawai jika penanda tangan memilikinya.
Diterbitkan — Diperbarui

Artikel Lain

  1. Umum

    Kalimat Verbal dan Nominal: Mengenal Kalimat dari Jenis Predikatnya

    Coba perhatikan dua kalimat ini: "Adik menangis" dan "Ayahnya guru." Keduanya utuh dan benar, tetapi…

    3 menit baca

  2. Umum

    Tanda Hubung (-) menurut EYD V: Fungsi Lengkap dan Beda dengan Tanda Pisah

    Tanda hubung tampak sepele: hanya satu garis pendek yang mudah diabaikan. Namun garis kecil inilah yang…

    3 menit baca

  3. Umum

    Kerja Sama atau Kerjasama? Aturan Gabungan Kata Menurut EYD V

    "Kerja sama" atau "kerjasama"? "Tanggung jawab" atau "tanggungjawab"? Pertanyaan sederhana ini muncul hampir…

    4 menit baca