Loncat ke konten
artikata.id
  1. a
  2. b
  3. c
  4. d
  5. e
  6. f
  7. g
  8. h
  9. i
  10. j
  11. k
  12. l
  13. m
  14. n
  15. o
  16. p
  17. q
  18. r
  19. s
  20. t
  21. u
  22. v
  23. w
  24. x
  25. y
  26. z

berdikari

ber.di.ka.ri

verba

Definisi Sederhana

berdikari adalah merdeka dan tidak bergantung pada siapa pun.

Definisi Utama

verba(1 arti)

  1. merdeka dan tidak bergantung pada siapa pun

    • Berdikari sudah tentu bukan berarti memutuskan sama sekali perdagangan dengan luar negeri, sebab jang dimaksudkan dengan „BERDIKARI” adalah „melepaskan diri dari ketergantungan pada luar negeri”. Dalam hal ini Berdikari perlu diartikan bahwa perekonomian kita dapat berdiri diatas kaki sendiri dan madju melangkah.
    • Ini merupakan langkah penting bagi R.I., jang dengan azas Berdikari sedang menegakkan perekonomian nasionalnja sendiri, jang bebas samasekali{{sic
    • Pada tingkatan kelas 5 dan 6, para siswa sudah bekerja secara berdikari, berdiri sendiri dalam menilai kerumitan suatu tugas serta memperkirakan waktu kerja yang dibutuhkan.
    • Anda kan tahu, dia tak pernah berdikari, tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Sejak kecil selalu ada orang yang mengatur hidupnya.
    • UGM ingin setelah mahasiswanya lulus mampu berdikari dan tidak harus bergantung dengan orang lain [...]
    • Pemanfaatan biogas dapat mengurangi ketergantungan petani pada industri pertanian. Masyarakat pedesaan tidak lagi menjadi pasar, namun berdikari dalam usaha pertanian mereka sendiri.

Etimologi

  • Paduan dari . Dicetuskan oleh pada tahun 1960-an sebagai slogan untuk kebijakannya dalam hal ekonomi, dipopulerkan olehnya melalui penggunaan istilah ini (antara lain) dalam amanat pembuka sidang umum ke-3 (MPRS) pada 11 April 1965 serta pidato kenegaraannya pada tanggal 17 Agustus 1965.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa Arti "berdikari"?
1. (verba) merdeka dan tidak bergantung pada siapa pun
Dari Mana Asal Kata "berdikari"?
Paduan dari . Dicetuskan oleh pada tahun 1960-an sebagai slogan untuk kebijakannya dalam hal ekonomi, dipopulerkan olehnya melalui penggunaan istilah ini (antara lain) dalam amanat pembuka sidang umum ke-3 (MPRS) pada 11 April 1965 serta pidato kenegaraannya pada tanggal 17 Agustus 1965.
Sumber: Wiktionary IndonesiaLihat Sumber Asli — Lisensi CC-BY-SA-3.0 — Diperbarui