Loncat ke konten
artikata.id
  1. a
  2. b
  3. c
  4. d
  5. e
  6. f
  7. g
  8. h
  9. i
  10. j
  11. k
  12. l
  13. m
  14. n
  15. o
  16. p
  17. q
  18. r
  19. s
  20. t
  21. u
  22. v
  23. w
  24. x
  25. y
  26. z

Umum· 3 menit baca

Empat Jenis Kalimat Menurut Fungsinya: Berita, Tanya, Perintah, dan Seru

Cara membedakan kalimat deklaratif, interogatif, imperatif, dan eksklamatif lengkap dengan ciri, contoh, dan tanda baca yang tepat.

Oleh

Setiap kali kita menulis pesan atau berbicara, sebenarnya kita sedang memilih jenis kalimat - meski jarang menyadarinya. Ada kalimat yang memberi tahu, ada yang bertanya, ada yang menyuruh, dan ada yang meluapkan perasaan. Dalam tata bahasa Indonesia, keempatnya dibedakan menurut fungsi atau isinya. Memahami perbedaannya bukan sekadar teori kelas bahasa: ia menentukan apakah maksud kita tersampaikan dengan tepat dan apakah tanda baca kita tidak salah tempat.

Kalimat Berita (Deklaratif)

Kalimat berita berfungsi menyampaikan informasi, pernyataan, atau keterangan kepada pembaca dan pendengar. Inilah jenis kalimat yang paling sering kita gunakan sehari-hari. Ciri utamanya: isinya bersifat memberitahukan, intonasinya datar dan menurun di bagian akhir, serta ditutup dengan tanda titik (.).

Contoh:

  • Hujan turun sejak pagi tadi.
  • Matahari terbit di sebelah timur.
  • Adik belum menyelesaikan pekerjaan rumahnya.
Kalimat berita bisa bernada positif (menyatakan sesuatu) atau negatif (menyangkal dengan kata tidak atau bukan), tetapi keduanya tetap netral secara emosi. Tujuannya semata memberi informasi, bukan meminta tanggapan tertentu. Dalam sebuah paragraf, biasanya kalimat berita yang mendominasi karena tugas utamanya menyampaikan gagasan pokok.

Kalimat Tanya (Interogatif)

Kalimat tanya digunakan untuk menanyakan sesuatu dan mengharapkan jawaban. Intonasinya cenderung naik di bagian akhir, dan penulisannya wajib diakhiri tanda tanya (?). Ada beberapa cara membentuknya: memakai kata tanya, menambahkan partikel -kah, atau sekadar mengubah intonasi kalimat berita menjadi pertanyaan.

Kata tanya yang umum beserta fungsinya:

| Kata tanya | Untuk menanyakan | | --- | --- | | apa | benda atau hal | | siapa | orang | | kapan | waktu | | di mana | tempat | | mengapa | sebab atau alasan | | bagaimana | cara atau keadaan | | berapa | jumlah |

Contoh:

  • Siapa yang memecahkan gelas ini?
  • Kapan rapat itu dimulai?
  • Apakah kamu sudah makan?
Perhatikan partikel -kah pada apakah yang membuat pertanyaan terdengar lebih formal dan baku, terutama dalam tulisan resmi. Satu hal yang sering keliru: kalimat tanya tetap ditutup dengan tanda tanya meski susunannya panjang, dan tanda tanya tidak digandengkan dengan tanda titik.

Kalimat Perintah (Imperatif)

Kalimat perintah bertujuan meminta atau menyuruh orang lain melakukan, atau justru tidak melakukan, sesuatu. Cakupannya luas: memerintah, melarang, mengajak, sampai memohon dengan halus. Kalimat ini umumnya diakhiri tanda seru (!), meski perintah yang santun boleh memakai tanda titik.

Beberapa penanda yang sering muncul:

  • Partikel -lah untuk memperhalus: Duduklah dengan tenang.
  • Kata jangan untuk larangan: Jangan menyentuh kabel itu!
  • Kata ayo dan mari untuk ajakan: Ayo berangkat sekarang!
  • Kata tolong, silakan, coba untuk permintaan sopan: Tolong tutup pintunya.
Ciri lain, subjek seperti kamu atau Anda sering dilesapkan karena sudah jelas dari konteks. Fokus kalimat ada pada tindakan yang diminta, bukan pada pelakunya.

Kalimat Seru (Eksklamatif)

Kalimat seru berfungsi mengungkapkan perasaan atau emosi yang kuat, seperti kagum, heran, kaget, atau kecewa. Penandanya berupa kata seperti alangkah, betapa, dan bukan main, atau kata seru wah dan aduh, lalu ditutup dengan tanda seru (!).

Contoh:

  • Alangkah indahnya pemandangan ini!
  • Betapa ramahnya orang itu!
  • Wah, hebat sekali hasil karyamu!
Berbeda dengan kalimat perintah yang mengarahkan sebuah tindakan, kalimat seru murni menumpahkan reaksi perasaan si pembicara. Karena itu, keduanya sama-sama memakai tanda seru, tetapi maksudnya jauh berbeda.

Ringkasan Keempatnya

Tabel berikut merangkum ciri pembeda yang paling praktis untuk diingat:

| Jenis | Fungsi | Penanda umum | Tanda akhir | Contoh | | --- | --- | --- | --- | --- | | Berita (deklaratif) | Menyatakan informasi | - | Titik (.) | Kereta tiba pukul tujuh. | | Tanya (interogatif) | Menanyakan sesuatu | apa, siapa, -kah | Tanda tanya (?) | Siapa namamu? | | Perintah (imperatif) | Menyuruh, melarang, mengajak | -lah, jangan, ayo | Tanda seru (!) | Tutup jendelanya! | | Seru (eksklamatif) | Mengungkap emosi | alangkah, betapa | Tanda seru (!) | Betapa sejuknya udara! |

Menguasai keempat jenis kalimat ini pada akhirnya soal ketepatan. Pilihan antara titik, tanda tanya, dan tanda seru menentukan apakah tulisan kita terbaca jelas atau justru rancu. Mulailah memperhatikan jenis kalimat dalam pesan dan tulisan sehari-hari, dan kepekaan berbahasa akan tumbuh dengan sendirinya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan kalimat perintah dan kalimat seru?
Kalimat perintah mengarahkan orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu, sedangkan kalimat seru hanya mengungkapkan perasaan seperti kagum atau heran. Keduanya bisa diakhiri tanda seru, tetapi tujuannya berbeda.
Tanda baca apa yang dipakai untuk setiap jenis kalimat?
Kalimat berita diakhiri tanda titik, kalimat tanya diakhiri tanda tanya, sedangkan kalimat perintah dan kalimat seru diakhiri tanda seru. Perintah yang halus juga boleh memakai tanda titik.
Apakah kalimat tanya selalu memakai kata tanya seperti apa atau siapa?
Tidak selalu. Kalimat tanya bisa dibentuk tanpa kata tanya, misalnya dengan menambahkan partikel -kah atau hanya mengubah intonasi menjadi naik, seperti pada Kamu sudah makan?
Diterbitkan — Diperbarui

Artikel Lain

  1. Umum

    Kalimat Verbal dan Nominal: Mengenal Kalimat dari Jenis Predikatnya

    Coba perhatikan dua kalimat ini: "Adik menangis" dan "Ayahnya guru." Keduanya utuh dan benar, tetapi…

    3 menit baca

  2. Umum

    Tanda Hubung (-) menurut EYD V: Fungsi Lengkap dan Beda dengan Tanda Pisah

    Tanda hubung tampak sepele: hanya satu garis pendek yang mudah diabaikan. Namun garis kecil inilah yang…

    3 menit baca

  3. Umum

    Kerja Sama atau Kerjasama? Aturan Gabungan Kata Menurut EYD V

    "Kerja sama" atau "kerjasama"? "Tanggung jawab" atau "tanggungjawab"? Pertanyaan sederhana ini muncul hampir…

    4 menit baca