Tag
#tata-bahasa
25 artikel dengan tag ini.
Umum· 4 menit baca
Homofon dan Homograf: Saat Bunyi atau Tulisan Saling Menyamar
Kenapa "bank" dan "bang" terdengar sama, sementara "apel" bisa berarti buah sekaligus upacara - dan apa bedanya dengan homonim.
Coba ucapkan "bank" dan "bang" keras-keras. Telinga Anda hampir tidak bisa membedakannya, padahal yang satu tempat menyimpan uang dan yang lain panggilan untuk kakak laki-laki. Sekarang baca "apel" dalam kalimat "saya…
Umum· 4 menit baca
Diksi: Seni Memilih Kata yang Tepat, Sesuai, dan Lazim
Mengapa "mati", "meninggal", dan "wafat" tidak bisa saling menggantikan begitu saja, dan bagaimana konteks menentukan pilihan kata yang terbaik.
Dua kalimat bisa menyampaikan maksud yang sama, tetapi terasa sangat berbeda. "Ayahnya sudah mati" dan "Ayahnya telah wafat" sama-sama mengabarkan kematian, namun yang satu terdengar kasar dan yang lain penuh hormat.…
Umum· 4 menit baca
Kalimat Majemuk: Setara, Bertingkat, dan Campuran beserta Tanda Bacanya
Mengenali tiga jenis kalimat majemuk lewat ciri, contoh, dan aturan koma sesuai EYD agar tulisan lebih rapi dan logis.
Pernahkah Anda menulis kalimat panjang, lalu ragu di mana koma harus dibubuhkan? Kebingungan itu biasanya muncul karena kalimat tersebut bukan kalimat tunggal lagi, melainkan kalimat majemuk, yaitu gabungan dua klausa…
Umum· 4 menit baca
Aturan Penulisan Angka dan Bilangan Menurut EYD V
Kapan memakai huruf, kapan memakai angka, dan cara menulis tanggal, mata uang, serta pemisah ribuan yang benar
Hampir setiap tulisan menyentuh angka: harga, tanggal, jumlah peserta, urutan juara. Anehnya, justru di sinilah banyak orang tergelincir. "Lima orang" atau "5 orang"? "Ke-2" atau "kedua"? "Rp10.000" atau "Rp 10,000"?…
Umum· 4 menit baca
Kapan Memakai Huruf Miring (Italic) Menurut EYD V
Tiga aturan resmi, satu pengecualian penting, dan cara menandai italic saat menulis tangan
Pernah ragu apakah kata deadline perlu dimiringkan, atau cukup ditulis tegak begitu saja? Huruf miring sering dipakai asal-asalan, padahal aturannya sebenarnya pendek dan jelas. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan…
Umum· 4 menit baca
Kalimat Efektif: Ciri, Contoh, dan Cara Menyusunnya
Mengenali enam ciri kalimat efektif dan membedakannya dari kalimat yang sekadar benar secara tata bahasa.
Pernahkah Anda membaca sebuah kalimat yang secara tata bahasa benar, tetapi terasa bertele-tele dan sulit dipahami? Banyak tulisan, mulai dari skripsi hingga surat lamaran, gagal menyampaikan maksud bukan karena salah…
Umum· 4 menit baca
Tingkat Perbandingan Adjektiva: Cara Tepat Memakai Daripada, Se-, dan Paling
Memahami tiga tingkat perbandingan kata sifat dalam bahasa Indonesia, lengkap dengan aturan dan contoh yang sering keliru
Pernahkah Anda ragu menulis "lebih baik dari" atau "lebih baik daripada"? Atau bingung kapan harus memakai "ter-" dan kapan cukup "paling"? Kebimbangan semacam ini wajar, sebab perbandingan adalah salah satu pekerjaan…
Umum· 4 menit baca
Akhiran -nya: Satu Klitik, Banyak Peran dalam Bahasa Indonesia
Mengurai fungsi-fungsi utama -nya dan kapan menulisnya tetap serangkai
Bayangkan satu suku kata kecil yang menempel di ujung kata dan diam-diam mengubah maknanya. Itulah -nya. Dalam satu kalimat ia menandakan kepemilikan, di kalimat berikut ia menegaskan benda yang sudah kita kenal, lalu…
Umum· 4 menit baca
Mengenal Konjungsi Bahasa Indonesia: Jenis, Fungsi, dan Kesalahan yang Sering Terjadi
Panduan ringkas memahami kata penghubung koordinatif, subordinatif, korelatif, dan antarkalimat beserta contoh pemakaiannya
Coba bayangkan sebuah kalimat tanpa kata sambung. Ide-ide akan tampil sebagai potongan yang berdiri sendiri, kaku, dan sulit dirangkai menjadi alur yang utuh. Di sinilah konjungsi bekerja diam-diam: ia menjembatani…
Umum· 4 menit baca
Frasa, Klausa, dan Kalimat: Tiga Tingkat Bahasa yang Sering Tertukar
Memahami hierarki kata, frasa, klausa, hingga kalimat lewat ciri dan contoh sederhana
Banyak orang menulis dengan lancar tanpa pernah memikirkan istilah frasa, klausa, atau kalimat. Padahal saat sebuah tulisan terasa janggal atau "kalimatnya belum selesai", biasanya akar masalahnya ada di sini. Ketiganya…
Umum· 4 menit baca
Kalimat Aktif dan Pasif: Ciri, Cara Mengubah, dan Kapan Memakainya
Memahami perbedaan subjek pelaku dan penderita, lengkap dengan contoh transformasi yang bisa langsung dipraktikkan
Coba bandingkan dua kalimat ini: "Petani memanen padi" dan "Padi dipanen petani." Maknanya sama, tetapi rasa dan penekanannya berbeda. Yang pertama menyorot pelakunya, yang kedua menyorot apa yang dikerjakan. Kemampuan…
Umum· 4 menit baca
Mengenal Sepuluh Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia
Peta lengkap nomina, verba, hingga artikula yang membuat kalimat Anda lebih rapi dan tepat
Setiap kalimat yang Anda baca hari ini, dari pesan singkat sampai berita di koran, sebenarnya dirakit dari potongan-potongan kata yang punya tugas berbeda. Ada kata yang menyebut benda, ada yang menyatakan tindakan, ada…
Umum· 6 menit baca
Seekor, Sebuah, Sebatang: Mengenal Kata Penggolong Bilangan
Kenapa kita bilang 'seekor kucing' bukan 'sebuah kucing' — sistem klasifikasi benda dalam Bahasa Indonesia
Mengapa Tidak Cukup "Satu Kucing"? Dalam Bahasa Inggris, cukup berkata one cat, two books, three trees. Tapi dalam Bahasa Indonesia yang baik, kita berkata seekor kucing, dua buah buku, tiga batang pohon. Ada kata…
Umum· 5 menit baca
Partikel -lah, -kah, -tah, dan pun: Penegas yang Mengubah Nada
Empat partikel kecil yang membuat kalimat Indonesia terasa menegaskan, bertanya, atau melembut
Kata Kecil yang Sering Diremehkan Apa beda "Pergi!" dengan "Pergilah!"? Apa beda "Dia datang" dengan "Dia pun datang"? Jawabannya ada pada partikel — unsur kecil yang menempel atau berdiri terpisah, tapi mengubah nada…
Umum· 6 menit baca
Aturan Huruf Kapital yang Sering Dilanggar
Kapan 'presiden' pakai huruf besar, dan kenapa nama hari pakai kapital tapi nama musim tidak
Lebih Rumit dari yang Dikira Huruf kapital terlihat sederhana: dipakai di awal kalimat dan untuk nama. Tapi kaidahnya jauh lebih detail — dan justru detail itulah yang paling sering dilanggar, bahkan oleh penulis…
Umum· 5 menit baca
Di Mana atau Dimana? Panduan Menulis 'di' yang Benar
Satu kata, dua aturan berbeda — cara paling mudah membedakan 'di' preposisi dan 'di-' awalan pasif
Kesalahan yang Paling Sering Muncul Di antara sekian banyak kesalahan penulisan Bahasa Indonesia, salah satu yang paling sering ditemui adalah penulisan di. Bukan karena kata ini sulit, tapi karena ia hadir dalam dua…
Umum· 7 menit baca
Imbuhan me-, ber-, di-, dan -kan: Fondasi Kata Kerja Bahasa Indonesia
Memahami empat imbuhan paling produktif yang mengubah kata benda dan kata sifat menjadi kata kerja
Morfologi yang Membentuk Kalimat Salah satu kekuatan terbesar Bahasa Indonesia adalah sistem imbuhannya. Dengan menambahkan awalan atau akhiran pada sebuah kata dasar, kita bisa menghasilkan puluhan kata baru dengan…
Umum· 6 menit baca
Kata Majemuk: Ketika Dua Kata Menjadi Satu Makna Baru
Mengapa 'rumah sakit' bukan rumah yang sakit, dan bagaimana membedakannya dari frasa biasa
Rumah yang Tidak Sakit Kalau rumah sakit adalah rumah yang sedang sakit, maka meja makan harusnya meja yang sedang makan. Tentu saja keduanya tidak masuk akal secara harfiah — dan itulah yang membuat kata majemuk…
Umum· 5 menit baca
Aku, Saya, Kami, Kita: Empat Kata yang Tidak Sama Artinya
Panduan memilih kata ganti orang pertama yang tepat sesuai konteks dan hubungan
Empat Kata, Satu Fungsi? Di banyak bahasa, hanya ada satu kata untuk "saya" dan satu untuk "kita". Bahasa Indonesia punya empat: aku, saya, kami, dan kita — dan keempatnya tidak bisa saling menggantikan begitu saja. Ini…
Umum· 6 menit baca
Reduplikasi: Seni Mengulang Kata dalam Bahasa Indonesia
Dari 'rumah-rumah' sampai 'sayur-mayur' — empat pola pengulangan yang membentuk makna baru
Kata yang Diulang Bukan Sekadar Terbata Dalam percakapan sehari-hari, kita sering mendengar kalimat seperti "beli buah-buahan ya" atau "anak-anak sudah pulang". Pengulangan kata ini bukan karena pembicara ragu atau…
Umum· 5 menit baca
Singkatan dan Akronim: Antara Efisiensi dan Kebingungan
Kenapa Indonesia adalah negara paling akronim-aholic di dunia
Negara Penyuka Akronim Bahasa Indonesia mungkin punya lebih banyak akronim per kapita daripada bahasa lain mana pun. Coba scroll grup WhatsApp Indonesia sebentar: KKN, PKL, OSIS, MPR, DPR, TNI, BPJS, KPK, BUMN, UMKM,…
Umum· 5 menit baca
Onomatopoeia Bahasa Indonesia: Bunyi yang Jadi Kata
Dari 'cetar' sampai 'gemerincing' — kata yang lahir dari pendengaran
Apa Itu Onomatopoeia? Onomatopoeia (dari Yunani: onoma "nama" + poiein "membuat") adalah kata yang bunyinya meniru objek yang ia gambarkan. Bahasa apa pun punya kata-kata seperti ini — tapi cara setiap bahasa…
Umum· 5 menit baca
Beda 'Bisa' dan 'Dapat': Sinonim yang Bukan Sinonim
Dua kata yang sering dianggap sama, padahal punya warna makna berbeda yang halus
Sinonim — tapi Tidak Sepenuhnya Bisa dan dapat. Dua kata yang sering kita gunakan bergantian: "saya bisa", "saya dapat". KBBI sendiri mencatat keduanya sebagai sinonim. Tapi dalam pemakaian sehari-hari, ada perbedaan…
Umum· 6 menit baca
Kenapa KBBI Berubah Setiap Tahun? Antara Aturan dan Realita Bahasa
Bukan karena malas konsisten — tetapi karena bahasa memang seharusnya bergerak
Cerita Singkat KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) tidak statis. Setiap edisi membawa ribuan perubahan: Kata baru ditambah Definisi diperbaiki Bentuk baku digeser Kata lama ditandai "arkais" Edisi V (paling baru)…
Umum· 6 menit baca
Bedanya Kata Baku dan Tidak Baku — dan Kapan Pakai yang Mana
Tidak semua percakapan butuh kata baku. Tapi tidak juga sembarangan.
Definisi Singkat Kata baku adalah bentuk kata yang sudah ditetapkan benar menurut kaidah ejaan dan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kata tidak baku adalah bentuk lain yang dipakai luas tetapi tidak resmi. Contoh klasik:…