Loncat ke konten
artikata.id
  1. a
  2. b
  3. c
  4. d
  5. e
  6. f
  7. g
  8. h
  9. i
  10. j
  11. k
  12. l
  13. m
  14. n
  15. o
  16. p
  17. q
  18. r
  19. s
  20. t
  21. u
  22. v
  23. w
  24. x
  25. y
  26. z

Tag

#tata-bahasa

25 artikel dengan tag ini.

  1. Umum· 4 menit baca

    Homofon dan Homograf: Saat Bunyi atau Tulisan Saling Menyamar

    Kenapa "bank" dan "bang" terdengar sama, sementara "apel" bisa berarti buah sekaligus upacara - dan apa bedanya dengan homonim.

    Coba ucapkan "bank" dan "bang" keras-keras. Telinga Anda hampir tidak bisa membedakannya, padahal yang satu tempat menyimpan uang dan yang lain panggilan untuk kakak laki-laki. Sekarang baca "apel" dalam kalimat "saya…

    Baca selengkapnya →

  2. Umum· 4 menit baca

    Diksi: Seni Memilih Kata yang Tepat, Sesuai, dan Lazim

    Mengapa "mati", "meninggal", dan "wafat" tidak bisa saling menggantikan begitu saja, dan bagaimana konteks menentukan pilihan kata yang terbaik.

    Dua kalimat bisa menyampaikan maksud yang sama, tetapi terasa sangat berbeda. "Ayahnya sudah mati" dan "Ayahnya telah wafat" sama-sama mengabarkan kematian, namun yang satu terdengar kasar dan yang lain penuh hormat.…

    Baca selengkapnya →

  3. Umum· 4 menit baca

    Kalimat Majemuk: Setara, Bertingkat, dan Campuran beserta Tanda Bacanya

    Mengenali tiga jenis kalimat majemuk lewat ciri, contoh, dan aturan koma sesuai EYD agar tulisan lebih rapi dan logis.

    Pernahkah Anda menulis kalimat panjang, lalu ragu di mana koma harus dibubuhkan? Kebingungan itu biasanya muncul karena kalimat tersebut bukan kalimat tunggal lagi, melainkan kalimat majemuk, yaitu gabungan dua klausa…

    Baca selengkapnya →

  4. Umum· 4 menit baca

    Aturan Penulisan Angka dan Bilangan Menurut EYD V

    Kapan memakai huruf, kapan memakai angka, dan cara menulis tanggal, mata uang, serta pemisah ribuan yang benar

    Hampir setiap tulisan menyentuh angka: harga, tanggal, jumlah peserta, urutan juara. Anehnya, justru di sinilah banyak orang tergelincir. "Lima orang" atau "5 orang"? "Ke-2" atau "kedua"? "Rp10.000" atau "Rp 10,000"?…

    Baca selengkapnya →

  5. Umum· 4 menit baca

    Kapan Memakai Huruf Miring (Italic) Menurut EYD V

    Tiga aturan resmi, satu pengecualian penting, dan cara menandai italic saat menulis tangan

    Pernah ragu apakah kata deadline perlu dimiringkan, atau cukup ditulis tegak begitu saja? Huruf miring sering dipakai asal-asalan, padahal aturannya sebenarnya pendek dan jelas. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan…

    Baca selengkapnya →

  6. Umum· 4 menit baca

    Kalimat Efektif: Ciri, Contoh, dan Cara Menyusunnya

    Mengenali enam ciri kalimat efektif dan membedakannya dari kalimat yang sekadar benar secara tata bahasa.

    Pernahkah Anda membaca sebuah kalimat yang secara tata bahasa benar, tetapi terasa bertele-tele dan sulit dipahami? Banyak tulisan, mulai dari skripsi hingga surat lamaran, gagal menyampaikan maksud bukan karena salah…

    Baca selengkapnya →

  7. Umum· 4 menit baca

    Tingkat Perbandingan Adjektiva: Cara Tepat Memakai Daripada, Se-, dan Paling

    Memahami tiga tingkat perbandingan kata sifat dalam bahasa Indonesia, lengkap dengan aturan dan contoh yang sering keliru

    Pernahkah Anda ragu menulis "lebih baik dari" atau "lebih baik daripada"? Atau bingung kapan harus memakai "ter-" dan kapan cukup "paling"? Kebimbangan semacam ini wajar, sebab perbandingan adalah salah satu pekerjaan…

    Baca selengkapnya →

  8. Umum· 4 menit baca

    Akhiran -nya: Satu Klitik, Banyak Peran dalam Bahasa Indonesia

    Mengurai fungsi-fungsi utama -nya dan kapan menulisnya tetap serangkai

    Bayangkan satu suku kata kecil yang menempel di ujung kata dan diam-diam mengubah maknanya. Itulah -nya. Dalam satu kalimat ia menandakan kepemilikan, di kalimat berikut ia menegaskan benda yang sudah kita kenal, lalu…

    Baca selengkapnya →

  9. Umum· 4 menit baca

    Mengenal Konjungsi Bahasa Indonesia: Jenis, Fungsi, dan Kesalahan yang Sering Terjadi

    Panduan ringkas memahami kata penghubung koordinatif, subordinatif, korelatif, dan antarkalimat beserta contoh pemakaiannya

    Coba bayangkan sebuah kalimat tanpa kata sambung. Ide-ide akan tampil sebagai potongan yang berdiri sendiri, kaku, dan sulit dirangkai menjadi alur yang utuh. Di sinilah konjungsi bekerja diam-diam: ia menjembatani…

    Baca selengkapnya →

  10. Umum· 4 menit baca

    Frasa, Klausa, dan Kalimat: Tiga Tingkat Bahasa yang Sering Tertukar

    Memahami hierarki kata, frasa, klausa, hingga kalimat lewat ciri dan contoh sederhana

    Banyak orang menulis dengan lancar tanpa pernah memikirkan istilah frasa, klausa, atau kalimat. Padahal saat sebuah tulisan terasa janggal atau "kalimatnya belum selesai", biasanya akar masalahnya ada di sini. Ketiganya…

    Baca selengkapnya →

  11. Umum· 4 menit baca

    Kalimat Aktif dan Pasif: Ciri, Cara Mengubah, dan Kapan Memakainya

    Memahami perbedaan subjek pelaku dan penderita, lengkap dengan contoh transformasi yang bisa langsung dipraktikkan

    Coba bandingkan dua kalimat ini: "Petani memanen padi" dan "Padi dipanen petani." Maknanya sama, tetapi rasa dan penekanannya berbeda. Yang pertama menyorot pelakunya, yang kedua menyorot apa yang dikerjakan. Kemampuan…

    Baca selengkapnya →

  12. Umum· 4 menit baca

    Mengenal Sepuluh Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia

    Peta lengkap nomina, verba, hingga artikula yang membuat kalimat Anda lebih rapi dan tepat

    Setiap kalimat yang Anda baca hari ini, dari pesan singkat sampai berita di koran, sebenarnya dirakit dari potongan-potongan kata yang punya tugas berbeda. Ada kata yang menyebut benda, ada yang menyatakan tindakan, ada…

    Baca selengkapnya →

  13. Umum· 6 menit baca

    Seekor, Sebuah, Sebatang: Mengenal Kata Penggolong Bilangan

    Kenapa kita bilang 'seekor kucing' bukan 'sebuah kucing' — sistem klasifikasi benda dalam Bahasa Indonesia

    Mengapa Tidak Cukup "Satu Kucing"? Dalam Bahasa Inggris, cukup berkata one cat, two books, three trees. Tapi dalam Bahasa Indonesia yang baik, kita berkata seekor kucing, dua buah buku, tiga batang pohon. Ada kata…

    Baca selengkapnya →

  14. Umum· 5 menit baca

    Partikel -lah, -kah, -tah, dan pun: Penegas yang Mengubah Nada

    Empat partikel kecil yang membuat kalimat Indonesia terasa menegaskan, bertanya, atau melembut

    Kata Kecil yang Sering Diremehkan Apa beda "Pergi!" dengan "Pergilah!"? Apa beda "Dia datang" dengan "Dia pun datang"? Jawabannya ada pada partikel — unsur kecil yang menempel atau berdiri terpisah, tapi mengubah nada…

    Baca selengkapnya →

  15. Umum· 6 menit baca

    Aturan Huruf Kapital yang Sering Dilanggar

    Kapan 'presiden' pakai huruf besar, dan kenapa nama hari pakai kapital tapi nama musim tidak

    Lebih Rumit dari yang Dikira Huruf kapital terlihat sederhana: dipakai di awal kalimat dan untuk nama. Tapi kaidahnya jauh lebih detail — dan justru detail itulah yang paling sering dilanggar, bahkan oleh penulis…

    Baca selengkapnya →

  16. Umum· 5 menit baca

    Di Mana atau Dimana? Panduan Menulis 'di' yang Benar

    Satu kata, dua aturan berbeda — cara paling mudah membedakan 'di' preposisi dan 'di-' awalan pasif

    Kesalahan yang Paling Sering Muncul Di antara sekian banyak kesalahan penulisan Bahasa Indonesia, salah satu yang paling sering ditemui adalah penulisan di. Bukan karena kata ini sulit, tapi karena ia hadir dalam dua…

    Baca selengkapnya →

  17. Umum· 7 menit baca

    Imbuhan me-, ber-, di-, dan -kan: Fondasi Kata Kerja Bahasa Indonesia

    Memahami empat imbuhan paling produktif yang mengubah kata benda dan kata sifat menjadi kata kerja

    Morfologi yang Membentuk Kalimat Salah satu kekuatan terbesar Bahasa Indonesia adalah sistem imbuhannya. Dengan menambahkan awalan atau akhiran pada sebuah kata dasar, kita bisa menghasilkan puluhan kata baru dengan…

    Baca selengkapnya →

  18. Umum· 6 menit baca

    Kata Majemuk: Ketika Dua Kata Menjadi Satu Makna Baru

    Mengapa 'rumah sakit' bukan rumah yang sakit, dan bagaimana membedakannya dari frasa biasa

    Rumah yang Tidak Sakit Kalau rumah sakit adalah rumah yang sedang sakit, maka meja makan harusnya meja yang sedang makan. Tentu saja keduanya tidak masuk akal secara harfiah — dan itulah yang membuat kata majemuk…

    Baca selengkapnya →

  19. Umum· 5 menit baca

    Aku, Saya, Kami, Kita: Empat Kata yang Tidak Sama Artinya

    Panduan memilih kata ganti orang pertama yang tepat sesuai konteks dan hubungan

    Empat Kata, Satu Fungsi? Di banyak bahasa, hanya ada satu kata untuk "saya" dan satu untuk "kita". Bahasa Indonesia punya empat: aku, saya, kami, dan kita — dan keempatnya tidak bisa saling menggantikan begitu saja. Ini…

    Baca selengkapnya →

  20. Umum· 6 menit baca

    Reduplikasi: Seni Mengulang Kata dalam Bahasa Indonesia

    Dari 'rumah-rumah' sampai 'sayur-mayur' — empat pola pengulangan yang membentuk makna baru

    Kata yang Diulang Bukan Sekadar Terbata Dalam percakapan sehari-hari, kita sering mendengar kalimat seperti "beli buah-buahan ya" atau "anak-anak sudah pulang". Pengulangan kata ini bukan karena pembicara ragu atau…

    Baca selengkapnya →

  21. Umum· 5 menit baca

    Singkatan dan Akronim: Antara Efisiensi dan Kebingungan

    Kenapa Indonesia adalah negara paling akronim-aholic di dunia

    Negara Penyuka Akronim Bahasa Indonesia mungkin punya lebih banyak akronim per kapita daripada bahasa lain mana pun. Coba scroll grup WhatsApp Indonesia sebentar: KKN, PKL, OSIS, MPR, DPR, TNI, BPJS, KPK, BUMN, UMKM,…

    Baca selengkapnya →

  22. Umum· 5 menit baca

    Onomatopoeia Bahasa Indonesia: Bunyi yang Jadi Kata

    Dari 'cetar' sampai 'gemerincing' — kata yang lahir dari pendengaran

    Apa Itu Onomatopoeia? Onomatopoeia (dari Yunani: onoma "nama" + poiein "membuat") adalah kata yang bunyinya meniru objek yang ia gambarkan. Bahasa apa pun punya kata-kata seperti ini — tapi cara setiap bahasa…

    Baca selengkapnya →

  23. Umum· 5 menit baca

    Beda 'Bisa' dan 'Dapat': Sinonim yang Bukan Sinonim

    Dua kata yang sering dianggap sama, padahal punya warna makna berbeda yang halus

    Sinonim — tapi Tidak Sepenuhnya Bisa dan dapat. Dua kata yang sering kita gunakan bergantian: "saya bisa", "saya dapat". KBBI sendiri mencatat keduanya sebagai sinonim. Tapi dalam pemakaian sehari-hari, ada perbedaan…

    Baca selengkapnya →

  24. Umum· 6 menit baca

    Kenapa KBBI Berubah Setiap Tahun? Antara Aturan dan Realita Bahasa

    Bukan karena malas konsisten — tetapi karena bahasa memang seharusnya bergerak

    Cerita Singkat KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) tidak statis. Setiap edisi membawa ribuan perubahan: Kata baru ditambah Definisi diperbaiki Bentuk baku digeser Kata lama ditandai "arkais" Edisi V (paling baru)…

    Baca selengkapnya →

  25. Umum· 6 menit baca

    Bedanya Kata Baku dan Tidak Baku — dan Kapan Pakai yang Mana

    Tidak semua percakapan butuh kata baku. Tapi tidak juga sembarangan.

    Definisi Singkat Kata baku adalah bentuk kata yang sudah ditetapkan benar menurut kaidah ejaan dan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kata tidak baku adalah bentuk lain yang dipakai luas tetapi tidak resmi. Contoh klasik:…

    Baca selengkapnya →