Kesalahan yang Paling Sering Muncul
Di antara sekian banyak kesalahan penulisan Bahasa Indonesia, salah satu yang paling sering ditemui adalah penulisan di. Bukan karena kata ini sulit, tapi karena ia hadir dalam dua fungsi yang berbeda — dan keduanya terlihat hampir sama.
Coba baca kalimat ini:
> "Nasi dimasak di dapur."
Ada dua di di sana, tapi hanya satu yang ditulis menyatu dengan kata berikutnya. Pertanyaannya: mana yang benar, dan mengapa?
Dua Fungsi, Dua Aturan
di sebagai Preposisi (Kata Depan)
Ketika di menunjukkan tempat, lokasi, atau posisi, ia adalah preposisi — kata depan. Dan preposisi ditulis terpisah dari kata setelahnya.
Contoh:
- di mana (di tempat mana?)
- di sini (di tempat ini)
- di sana (di tempat itu)
- di rumah, di sekolah, di kantor
- di atas, di bawah, di depan, di belakang
- di Jakarta, di Jawa
> "Buku itu di mana?" → "Buku itu di meja." ✓
di- sebagai Prefiks (Awalan Pasif)
Ketika di- membentuk kata kerja pasif, ia adalah prefiks — imbuhan yang melekat pada kata dasar. Prefiks ditulis tanpa spasi, langsung menempel ke kata yang mengikutinya.
Contoh:
- dimasak (= dimasak oleh seseorang)
- dibaca (= dibaca)
- ditulis (= ditulis)
- dibeli (= dibeli)
- diperbaiki (= diperbaiki)
> "Surat itu ditulis siapa?" → "Surat itu ditulis Bu Rina." ✓
Uji Cepat
Bingung harus spasi atau tidak? Pakai dua uji ini:
Uji 1 — Ganti dengan "ke" atau "dari"
Kalau di bisa diganti dengan ke atau dari dan kalimatnya tetap masuk akal (dalam konteks pergerakan), kemungkinan besar itu preposisi → spasi.
- "Dia di rumah." → bisa "Dia ke rumah." → preposisi → di rumah (spasi) ✓
Kalau kata setelah di adalah kata benda atau kata tempat, itu preposisi → spasi. Kalau kata setelah di adalah kata kerja dasar, itu awalan → tanpa spasi.
| Contoh | Kata Sesudahnya | Jenis | Penulisan | |---|---|---|---| | di meja | meja (kata benda) | preposisi | di meja | | dimakan | makan (kata kerja) | awalan pasif | dimakan | | di sini | sini (kata tempat) | preposisi | di sini | | ditulis | tulis (kata kerja) | awalan pasif | ditulis | | di luar | luar (kata tempat/posisi) | preposisi | di luar | | diluar | — | salah | — |
Yang Sering Salah
"Dimana" vs "Di mana"
Dimana (tanpa spasi) salah. Kata mana bukan kata kerja — ia kata penanya tentang tempat. Jadi:
- Benar: "Di mana kamu?"
- Salah: "Dimana kamu?"
"Diluar, diatas, dibawah"
Kata luar, atas, bawah adalah kata tempat/posisi, bukan kata kerja. Penulisan yang benar:
- Benar: di luar, di atas, di bawah
- Salah: diluar, diatas, dibawah
"Di-PHK" vs "di-PHK"
Ini kasus khusus. Ketika di- bergabung dengan singkatan atau kata asing, penulisannya menggunakan tanda hubung untuk memperjelas batas morfem:
- di-PHK (dari kata benda/singkatan PHK)
- men-di-PHK-kan (jarang, tapi konsisten)
Kenapa Kesalahan Ini Sangat Umum?
Beberapa alasan mengapa penulisan di sering keliru:
1. Ucapan yang sama — di sini dan disini diucapkan identik; tidak ada petunjuk fonetis 2. Media sosial dan chat — di lingkungan informal, ejaan sering tidak diperhatikan 3. Pengaruh bahasa ibu — penutur Jawa atau Sunda yang bahasa ibunya tidak memiliki distinsi ini sering mentransfer kebiasaan ejaan
Cara Menanam Kebiasaan yang Benar
Satu kalimat yang bisa dijadikan patokan:
> "Di meja itu ada buku yang dibaca anak-anak."
Di meja → terpisah (tempat). Dibaca → menyatu (pasif).
Hapalkan satu pasangan itu, dan uji cepat di atas akan terasa lebih intuitif setiap kali kebingungan muncul.