Loncat ke konten
artikata.id
  1. a
  2. b
  3. c
  4. d
  5. e
  6. f
  7. g
  8. h
  9. i
  10. j
  11. k
  12. l
  13. m
  14. n
  15. o
  16. p
  17. q
  18. r
  19. s
  20. t
  21. u
  22. v
  23. w
  24. x
  25. y
  26. z

Umum· 5 menit baca

Beda 'Bisa' dan 'Dapat': Sinonim yang Bukan Sinonim

Dua kata yang sering dianggap sama, padahal punya warna makna berbeda yang halus

Oleh

Sinonim — tapi Tidak Sepenuhnya

Bisa dan dapat. Dua kata yang sering kita gunakan bergantian: "saya bisa", "saya dapat". KBBI sendiri mencatat keduanya sebagai sinonim. Tapi dalam pemakaian sehari-hari, ada perbedaan nuansa yang halus — dan kadang sangat menentukan.

Asal Usul

Bisa berasal dari bahasa Melayu klasik, sudah dipakai sejak abad-abad lalu. Bentuk aslinya tetap bisa, tanpa perubahan signifikan.

Dapat juga dari Melayu klasik tetapi punya satu nuansa tambahan: di awal pemakaiannya, dapat lebih dekat ke "memperoleh" — sehingga mendapat (mendapatkan) muncul dari sini.

Dua jalur berbeda, akhirnya bertemu di makna "mampu" atau "boleh".

Pembedaan Halus

"Bisa" — Kemampuan Internal

Bisa cenderung dipakai untuk kemampuan yang dimiliki seseorang atau sesuatu dari dalam dirinya sendiri:

  • "Anak ini sudah bisa membaca." (kemampuan personal)
  • "Mobil ini bisa lari 200 km/jam." (kemampuan teknis)
  • "Saya bisa berbahasa Jepang." (skill)
Nuansanya: kapasitas yang sudah ada, tidak perlu diberi.

"Dapat" — Kemungkinan Eksternal

Dapat cenderung dipakai untuk kemungkinan yang datang dari luar atau memerlukan kondisi tertentu:

  • "Acara dapat dimulai pukul 8." (kondisi/izin)
  • "Hasil dapat dilihat besok." (akan tersedia, di luar diri pembicara)
  • "Pelamar dapat mengirim surat lamaran via email." (cara/jalur yang disediakan)
Nuansanya: izin, prosedur, atau peluang yang ditentukan oleh konteks.

Konteks Formal vs Informal

Di tulisan formal akademik dan dokumen resmi, dapat lebih sering dipakai karena terdengar lebih lugas:

  • "Hasil penelitian dapat diakses di lampiran." (jangan: "bisa diakses")
  • "Konsumen dapat mengajukan pengembalian dalam 14 hari." (lebih resmi)
Di percakapan harian dan tulisan ringan, bisa lebih lentur:
  • "Lo bisa datang besok?"
  • "Bisa pinjam pena?"
Kalau kamu menulis email kerja, dapat cenderung lebih aman. Kalau ngobrol di WhatsApp, bisa lebih natural.

Kapan Mereka Tidak Bisa Saling Tukar

Beberapa konteks dimana hanya satu yang cocok:

Hanya "Bisa" yang Cocok

  • "Ular itu bisa." (mengandung racun — dapat tidak masuk di sini)
  • "Bisa, deh!" (ungkapan persetujuan informal)

Hanya "Dapat" yang Cocok

  • "Dia dapat hadiah." (memperoleh — bukan kemampuan)
  • "Saya tidak dapat menerima keputusan itu." (formal "cannot accept")

Dua-Duanya Cocok tapi Beda Nuansa

  • "Saya bisa membantu." (kapasitas pribadi)
  • "Saya dapat membantu." (terdengar lebih formal/menawarkan jalur)

Hubungannya dengan "Mampu"

Kata ketiga yang sering masuk arena: mampu. Bedanya:

  • Mampu — kemampuan dengan implikasi kompetensi/keahlian yang lebih kuat
  • Bisa — kemampuan dengan implikasi kapasitas dasar
  • Dapat — kemampuan dengan implikasi kondisi/kemungkinan
Contoh kontras:
  • "Anak ini bisa memecahkan soal matematika." (level dasar — dia menyelesaikannya)
  • "Anak ini mampu memecahkan soal matematika." (level lebih tinggi — kompetensinya teruji)
  • "Anak ini dapat memecahkan soal matematika." (formal, agak datar)

Untuk Penulis: Pilih Berdasarkan Maksud

Saat menulis:

1. Tanyakan: kemampuan dari dalam atau peluang dari luar? 2. Tulisan formal atau informal? 3. Apakah kata ketiga (mampu) lebih tepat untuk konteks ini?

Bahasa Indonesia kaya dengan kata-kata yang mirip tapi tidak sama. Itu kekuatannya, bukan kelemahan. Memilih kata yang tepat adalah seni komunikasi.

Penutup

Bisa dan dapat hidup berdampingan di kosakata Bahasa Indonesia. Tidak perlu mempersoalkan mana yang "lebih benar" — keduanya benar. Yang penting tahu kapan satu lebih tepat dari yang lain.

Bahasa yang baik bukan tentang memenangkan kata, tetapi memilih kata.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa beda "bisa" dan "dapat"?
Keduanya bersinonim untuk arti "mampu", tetapi "bisa" cenderung untuk kemampuan dari dalam diri ("saya bisa berenang"), sedangkan "dapat" untuk kemungkinan dari luar atau kondisi tertentu ("acara dapat dimulai pukul 8").
Mana yang lebih formal, "bisa" atau "dapat"?
"Dapat" lebih sering dipakai dalam tulisan formal dan dokumen resmi karena terdengar lebih lugas, sedangkan "bisa" lebih natural dalam percakapan harian.
Apa beda "bisa", "dapat", dan "mampu"?
"Mampu" menyiratkan kompetensi atau keahlian yang lebih kuat, "bisa" menyiratkan kapasitas dasar, dan "dapat" menyiratkan kondisi atau kemungkinan.
Diterbitkan — Diperbarui

Artikel Lain

  1. Umum

    Homofon dan Homograf: Saat Bunyi atau Tulisan Saling Menyamar

    Coba ucapkan "bank" dan "bang" keras-keras. Telinga Anda hampir tidak bisa membedakannya, padahal yang satu…

    4 menit baca

  2. Umum

    Diksi: Seni Memilih Kata yang Tepat, Sesuai, dan Lazim

    Dua kalimat bisa menyampaikan maksud yang sama, tetapi terasa sangat berbeda. "Ayahnya sudah mati" dan…

    4 menit baca

  3. Umum

    Kalimat Majemuk: Setara, Bertingkat, dan Campuran beserta Tanda Bacanya

    Pernahkah Anda menulis kalimat panjang, lalu ragu di mana koma harus dibubuhkan? Kebingungan itu biasanya…

    4 menit baca